Bahaya Rokok

[Pesan Untuk Para Orang Tua] Anak ini Gila gara gara Obsesi Ibunya

Tags: Knowledge - Psychology - Lifestyle - Health - Education - Activity - Controversy - Inspiring
ella13
UserID: 3743632
Ane nemu cerita yang menyedihkan tentang obsesi orang tua yang terlalu dipaksakan kepada anak sampe anaknya gila, untuk para orang tua dan calon orang tua semoga cerita ini bisa diambil hikmahnya dan tidak terjadi kepada anak kita kelak.

Quote:
Hari ini saya berkunjung kesebuah rumah sakit, membesuk anak teman saya yang sedang sakit. Teman saya ini seorang wanita karir lulusan S2 dari sebuah universitas ternama. Anaknya adalah seorang anak perempuan yang manis, umurnya baru 6 tahunan. tak lupa saya membawakan sebuah boneka sebagai buah tangan.

Waktu saya datang dia langsung mengenali saya sebagai teman mamanya..

" bu siti Ya​?" ( bukan nama sebenarnya) "iya " jawab saya, agak terharu karena dia mengenali saya

" Ayoo.. bu siti.. 42: 6 berapaa?"

" Kalau do'a masuk kamar mandi?"

Kemudian dia menirukan gaya mengajar bu gurunya dikelas,

Ada senam bersama, lalu dia menirukan gerakan senam versi dia kemudian menyanyikan lagu 5x5 =25, setelah itu dia melafalkan doa sebelum makan.

" bu siti ..ayo..buat kalimat.. saya pergi kesekolah setelah itu pulangnya ke mall, bisa?.."

Lucu?? Pintar?? Cerdas??.. mungkin itu juga yang ada dibenak teman- teman saat mengikuti celoteh anak perempuan teman saya itu.

Namun selama saya hadir disitu sang bunda terus menerus menyeka air matanya. Ya​.. saya turut prihatin dengan penyakit yang sedang diderita oleh anaknya. Penyakit apakah gerangan? Yang pasti bukan sembarang penyakit seperti anak anak biasa, bukan demam, bukan batuk dan bukan pilek.

Jangan terkejut teman teman, karena saya berkunjung bukan dirumah sakit biasa, saya sedang berada dirumah sakit jiwa..

Ya.. sebuah Rumah Sakit Jiwa dikawasan Jakarta Timur.

Apa yang sebenarnya terjadi??

Minggu2 terakhir ini sang anak sangat suka menangis. Kalau ditanya apa saja...jawabnya sering ngelantur, "7" "24:6 =4...""how are you" , dan jawaban lain seperti huruf hijaiyah, kemudian menirukan gaya gurunya mengajar.

Menurut psikolog, anak ini terlalu d forsir..dia mengikuti les matematika d k**** yg target tugasnya 1 buku harus selesai 10 menit, kemudian les bahasa inggris,terus sekolah, les mengaji dan lain - lain sehingga mengakibatkan anak terlalu jenuh.

Si anak hanya mau bercerita sama psikolognya,tetapi kalau ditanya oleh orang lain jawabannya angka-angka, bahasa inggris atau pelajaran mengaji.. "apa ini?huruf....hijaiyyah.." jadi dia menirukan gaya gurunya..dan jika bertemu orang yang memakai baju guru dia langsung tertekan.

Yang lebih mengharukan lagi, saat melihat sang bunda menangis, Si anak cuma bilang..

"bunda jgn nangis..aku kan pinter..tp aku ga mau tidur sama bunda yaaa..aku maunya sama dokter ganteng/cantik aja.."

Dia memang tinggal di kamar vip.. jadi memang ada dokter yg mengawani sehari- hari. Dan ternyata ada 5 anak kecil yang masuk rsj itu.. tapi dia yg paling kecil..sisanya umur 12 tahunan.. karena broken home. Hanya dia sendiri yang mengalami gangguan akibat terlalu banyak tekanan belajar..

Sungguh kasihaaan

Pelajaran berharga untuk para orang tua agar tetap memperhatikan tahapan perkembangan anak, usia tk adalah usia bermain , belajarpun harus melalui permainan dan jangan korbankan anak-anak kita karena ambisi orangtuanya ..biarkan mereka bermain dan berikanlah kenangan masa kecil yang terindah untuk mereka

Stop eksploitasi anak demi ambisi orang tua agar tidak muncul generasi marshanda

SUMBER

Ane udah sering liat anak-anak yang dari kecil dipaksa ikut les ini itu sama orang tuanya senin les matematika, selasa les bahasa inggris besoknya les renang les piano les balet dan seterusnya sampe si anak keliatan capek banget dan biasanya orang tua kelas ekonomi atas yang melakukan hal itu, niatnya sih baik ingin si anak berbakat di semua bidang atau kalo engga biar ketahuan si anak berbakatnya di bidang apa biar nanti tinggal ngembangin tanpa peduli kondisi psikologi si anak.

Semoga tidak ada ada lagi kasus seperti ini dan untuk para orang tua berilah pendidikan sesuai usia si anak bukan sesuai obsesi orang tua.

Quote:Original Posted By Failsafat
pernah ada cerita anak sakit dia nyebut nama baby sitternya

updaate : nemu dari facebook


Ane ga tau anak 6 tahun itu siapa ane ga tau siapa ibunya ane juga ga tau siapa yang nulis cerita itu, niat ane hanya ingin berbagi pesan dari cerita itu untuk dijadikan pembelajaran. Ane juga ga kenal siapa Maria yang nulis pesan kalo cerita ini Hoax, entah mana yang benar si penulis cerita atau Maria tapi ane sangat berharap cerita ini cuma hoax sangat tragis kalo emang kejadian dan kalaupun hoax ane yakin si penulis cerita punya maksud baik, mungkin si penulis adalah pemerhati anak yang sangat peduli dengan kondisi anak-anak Indonesia mungkin dia sudah menasehati para orang tua yang me-leskan anak2nya secara membabi buta tapi ga didenger, karena kebanyakan orang Indonesia kalo udah dikasih berita atau cerita dengan embel-embel Kisah Nyata baru pada mikir

Quote:Original Posted By yanuar.arristo
Diartikel berikut ada yang konfirmasi (dikolom komentar), kisah tsb bukan hoax

http://smartf41z.com/2014/11/24/kisa...hun-masuk-rsj/

Pihat RSJ jelasnya menjaga kerahasiaan pasiennya... menyangkut privasi dan nama baik. Masalah sakit jiwa jelas aib besar bagi anggota keluarga. Bisa panjang urusannya kalau RSJ keluarkan informasi soal pasiennya

thanx gan infonya ane udah kunjungi blognya dan ada salah satu komentar dia tau kejadian aslinya ini screenshotnya

Spoiler for Open:



Jadi cerita ini ASLI atau HOAX ?
Itu kembali kepada kepercayaan agan masing-masing ane tidak maksa untuk percaya karena tujuan utama ane hanya ingin menyampaikan pesan dari cerita tersebut.
Pesan Untuk Orang Tua, Obsesi Berlebihan Terhadap Anak Berdampak Pada Kejiwaan
Source: http://www.kaskus.co.id/thread/54732002620881b91a8b456a/pesan-untuk-para-orang-tua-anak-ini-gila-gara-gara-obsesi-ibunya Category:
My Story
Pasang Iklan
close